Powered by Blogger.

Perbedaan Mendasar Ekonomi Kapitalisme, Sosialisme dan Islam

Ilustrasi Aktivitas Ekonomi

Perbedaan diantara sistem ekonomi kapitalisme, sosialisme, dan Islam pada dasarnya bisa dibagi menjadi 4 yaitu: perbedaan prinsip, perbedaan problematika dasar, perbedaan solusi problematika dasar, perbedaan dampak yang ditimbulkan.

Pertama perbedaan prinsip 
1. Prinsip kapitalisme adalah kebebasan individualisme, prinsip kebebasan ini memperbolehkan setiap individu memiliki dan menggunakan segala sesuatu tidak ada batasan atau campur tangan dari negara.
2. Prinsip ekonomi sosialisme adalah sama rata sama rasa, prinsip sosialisme menitik beratkan peran negara dalam mengatur urusan ekonomi dan membatasi kebebasan individu untuk memiliki atau menggunakan kepemilikan, individu hanya boleh mengelola kepemilikan pribadi dalam sekala kecil yang diperbolehkan oleh negara. 
3. Prinsip ekonomi Islam adalah keadilan, setiap individu diperbolehkan memiliki apapun selama tidak melanggar syariat islam (hak orang lain dan hak negara). Negara memberikan kebebasan rakyatnya melakukan aktivitas ekonomi dan tetap campur tangan untuk jika ada pelanggaran ekonomi mikro atau untuk mengatur urusan ekonomi makro.

Kedua perbedaan pandangan problematika dasar (masalah utama) ekonomi 
1. Problematika dasar ekonomi menurut kapitalisme adalah kelangkaan sebagaimana teori kelangkaan David Ricardo menyatakan masalah ekonomi adalah kelangkaan, penduduk semakin banyak sementara sarana pemenuhan kebutuhan terbatas.
2. Problematika dasar ekonomi menurut sosialisme adalah kepemilikan, memandang bahwa manusia memiliki sifat serakah, ekois dan mementingkan diri sendir sehingga terjadi saling tindas antara individu.
3. Problematika dasar menurut Islam adalah pada interaksi manusia yang tidak berjalan sesuai aturan islam, karena pada faktanya sumberdaya melimpah dan Allah telah memberikan rizki yang tidak akan habis.

Ketiga perbedaan solusi yang ditawarkan
1. Ekonomi kapitalisme memberikan solusi mekasisme pasar bebas dengan keseimbangan bertumpu pada harga. Menurut kapitalisme harga bisa menyelesaikan masalah ekonomi dengan sendirinya karena harga akan menjadikan keseimbangan pasar, menyelesaikan masalah produksi, masalah distribusi dan konsumsi semuanya bergantung pada harga.
2. Menurut sosialisme kepemilikan ekonomi harus dikelola oleh negara, individu sebagai buruh dan negara sebagai majikan tunggal. Dengan demikian keserakahan individu dapat teratasi.
3.  Sedangkan menurut Islam yang harus dibenahi adalah interaksi manusia, mana yang boleh dimiliki dan mana yang tidak boleh dimiliki, mana yang bisa dikelola individu dan mana yang harus dikelola oleh negara, serta dalam islam ada sistem subsidi silang melalui zakat, infak, dan sedekah serta sumber dana lainnya yang diberikan orang kaya terhadap orang yang kurang mampu.

Keempat dampak yang ditimbulkan
1. Dampak pasar bebas ekonomi kapitalisme adalah terjadnya pertarungan ekonomi sebebas mungkin mengakibatkan yang kayak semakin kaya dan yang miskin semakin miskin karena orang kaya mengeploitasi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia sesuka hatinya tanpa interpensi pemerintah dan pihak lain.
2. Dampak pengambil alihan kepemilikan oleh negara yang dicetuskan oleh sosialisme menyebabkan ekonomi lesu dan tidak bergairah karena hanya ada satu kepemilikan tunggal sehingga tidak ada persaingan ekonomi sebagaimana fitrahnya manusia.
3. Dampak ekonomi Islam adalah keadilan, dengan dibebaskannya individu untuk melakukan aktivitas ekonomi yang mubah menjadikan ekonomi bergairah dan saling bersaing secara sehat, kecurangan akan ditindak oleh negara dan adanya subsidi silang diharapkan bisa menghapuskan kemiskinan.


Related : Perbedaan Mendasar Ekonomi Kapitalisme, Sosialisme dan Islam

0 Komentar untuk "Perbedaan Mendasar Ekonomi Kapitalisme, Sosialisme dan Islam"