Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud mengunjungi Indonseia pada 1-9 Maet 2017, kunjungan orang nomor satu di Arab Saudi ini cukup menggemparkan media Indonesia karena membawa rombongan dalam jumlah besar yaitu 1.500 orang, selain rombongan yang jumlahnya banyak Raja Salman juga membawa investasi senilai Rp. 93.1 triliun. Nilai investasi yang cukup besar ini menjadikan Arab Saudi menduduki peringkat ke 6 investor timur tengah terbesar di Indonesia dimana urutan pertama ditempati oleh Iran disusul oleh Afganistan dan Pakistan.
Sebagai negara yang menjadi kiblat negara-negara muslim tentu kunjungan dan investasi raja Salman ke Indonesia membubuhkan banyak harapan dari berbagai pihak di Indonesia seperti harapan pemerintah agar Arab Saudi berinvestasi senilai US$25 miliar, harapan penambahan kuota jamaah haji Indonesia yang saat ini harus ngantri hingga belasan tahun, perlindungan TKI di Arab Saudi, peningkatan kunjungan wisata dari timur tengah ke Indonesia serta harapan memperkuat ekonomi syariah di Indonesia.
Harapan investasi raja Salman memperkuat ekonomi syariah dilontarkan oleh ketua umum MUI Pusat KH Ma'ruf Amin "mudah-mudahan kunjungan Raja Saudi ini kepercayaan investasi di Indonesia, mudah-mudahan Indonesia sudah siap" masih menurut beliau perkembangan ekonomi syariah di Indonesia masih berada dibawah beberapa negara lain yang sudah lebih jauh berkembang.
Negera yang sekarang memimpin perkembangan ekonomi syariah adalah Ingris disusul Malaysia dan Singapura, sementara indonesia masih ketingalan dana dan diharapkan diharapkan kehadiran Raja Arab membawa suntikan memperkuat ekonomi syariah.
Harapan senada juga disampaikan oleh praktisi perbankan syariah Heru Komarujaman dari BNI Syariah berharap investasi Raja Salman bisa dipercayakan untuk dikelola melaui bang syariah "semoga saja investasi beliau bisa dikelola oleh bank syariah agar ekonomi syariah di Indonesia menjadi lebih kuat".
Menurut Dr. Jadi Januari praktisi ekonomi syariah Jawa Barat mengatakan bahwa Indonesia sudah memmiliki institusi dan regulasi ekonomi syariah yang memadai seperti pusat pengembangan ilmu ekonomi syariah di Perguruan Tinggi, lembaga keuangan syariah, lembaga pembiayaan syariah, regulasi ekonomi syariah serta komponan pendukung lainnya, sehingga sudah bisa dikatankan ekonomi syariah di Indonesia semakin kuat dan berkembang.

0 Komentar untuk "Investasi Raja Salman di Indonesia diharapkan Memperkuat Ekonomi Syariah"